Friday, March 21, 2014

Review Book: Carrie - Stephen King

Hah hah haaah seminggu kemarin baru aja nemuin buku ini ga sengaja di gramedia. Cuma ada satu-satunya di rak buku. Setelah iseng baca sinopsis yang ada dibelakangnya, ga tau kenapa interest banget banget. Jadilah bawa pulang buku ini deh. Harganya Rp 47.000. Padahal lagi program penghematan (no belanja kalau ga di bayarin, no jalan-jalan kalau ga di bayarin! Haha ga modal ga modal deh). Tapi dimaafkan deh buat bela beli buku atau bacaan apapun buat sumber informasi.

Setelah baca buku ini dan greget banget sama isinya, iseng banget cari tau di google soal penulis atau terkait sama ceritanya. Awalnya keliatannya sih buku ini horor, tapi sebenernya sedih banget karena tentang bullying dan aneh banget karena budaya turun temurun keluarganya. Mau tau isi ceritanya? Sabaaarr. 
Cover buku yang ini udah terbitan yang kesekian kalinya, banyak banget deh pokoknya. Mungkin cover yang kuning ini khusus buat yang dalam versi Bahasa Indonesia kali yaaah. Buku ini intinya kerenlah, walaupun ada beberapa kata terjemahan yang aneh sedikiiit. Terus berkat keisengan di google juga, baru tau deh kalau udah di filmkan juga ceritanya. Aaaak telat setelat telatnya! Filmnya rilis bulan November di Indonesia. Yak belum nonton deh, karena baru tau cerita bukunya aja baru-baru ini ahzzz. Plisss yang punya film ini mauuuk dong. Link download atau bajakan atau apapun deh. :(

Sinopsis: Carrie White adalah gadis yang tidak populer, tapi dia memiliki kemampuan tersembunyi. Carrie bisa membuat benda-benda bergerak jika dia memusatkan perhatiannya pada benda itu. Kemampuan itu membuatnya berkuasa dan menjadi sumber dosanya.
Carrie hanya ingin menjadi gadis normal di sekolah, tidak diejek sebagai gadis aneh, dan... bisa pergi ke pesta dansa sekolah. Hingga seorang gadis berusaha menebus kesalahannya pada Carrie dengan memberikan semua keinginan Carrie tersebut. Kebaikan itu berubah menjadi malapetaka yang takkan pernah dilupakan teman-teman sekolahnya dan seisi kota.

Sinopsis film, sutradara, pemain, atau informasi soal filmnya bisa diliat disini.
Beberapa cuplikan adegan yang mirip sama dibuku. Trailernya pun juga  mirip sama dibuku.
Carrie mengalami menstruasi pertama. Dia begitu takut karena masih belum mengerti, dan berpikir bahwa dia akan keluar darah sampai mati. Gadis-gadis lain membuli dengan tertawa dan menggodanya. Hanya guru olahraga Miss Desjardin yang menenangkan Carrie. Disinopsis film di jelasin bahwa Chris Hargensen (teman terkejam dalam membuli) merekam kejadian itu, terus diunggah ke Youtube. Sedangkan aslinya dibuku boro-boro direkam deh, kejadiannya aja digambarinnya tahun 1980an. Hp canggih masih susaaah.

Margaret White (ibu Carrie) adalah seorang wanita yang sangat religius, tetapi hamil hingga melahirkan seorang bayi perempuan, sendirian di rumahnya. Carrie tinggal bersamanya yang masih percaya kalau menstruasi adalah dosa seksual. Setiap Carrie menolak permintaan Margaret, dia dipukul dengan memakai Alkitab, lalu dikurung di dalam "lemari doa".

Gadis-gadis yang membully Carrie akan menerima hukuman apabila hal tersebut terus berlangsung. Hingga Sue Snell (salah satu pembully) menyesal dan mencoba untuk menebus kesalahan dengan meminta pacarnya, Tommy Ross untuk menemani Carrie ke pesta dansa. Ajakan Tommy diterima oleh Carrie. Namun Margaret, tidak mengizinkan Carrie untuk pergi bersama Tommy. Carrie mememperlihatkan kemampuan telekinesis yang dimilikinya kepada Margaret dengan maksud agar diizinkan pergi. Namun Margaret percaya kekuatan telekinesis yang dimiliki putrinya itu berasal dari iblis, sekaligus bukti bahwa Carrie telah rusak oleh dosa.

Chris (pembully utama) menolak hukumannya hingga dia diskors dari sekolah dan dilarang mengikuti pesta dansa. Chris keluar dengan marah dan bersumpah akan membalas dendam. Tepat ketika Carrie dan Tommy akan dinobatkan sebagai ratu dan raja pesta dansa, Chris menjatuhkan ember berisi darah babi ke Carrie dan Tommy yang berada diatas mereka. Ember tepat jatuh mengenai kepala Tommy hingga menyebabkan kematian Tommy. Carrie menjadi begitu marah hingga mengerahkan semua kemampuan telekinesisnya untuk menghukum mereka yang mengolok-oloknya secara brutal. Gedung sekolah terbakar. Carrie berjalan pergi, meninggalkan jejak api dan kehancuran di belakangnya. Tidak hanya sekolah, Carrie juga menghancurkan seisi kota selama perjalanannya kerumah. Dan membunuh ibunya saat ibunya juga mencoba membunuhnya.

Liat trailernya agak horor sih. Tapi gambaran dari diri sendiri waktu baca bukunya ga seserem ini. Daya khayal sutradara sama otak gue lumayan beda banget ternyata. Hahaha.

Yess segitu aja ceritanya. Kelanjutannya baca sendiri aja. Kalau nonton filmnya, bagi-bagi dong!

No comments :

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...